🌙 Kenapa NU & Muhammadiyah
Beda Mulai Puasa?

Panduan Interaktif untuk Memahami Perbedaan Penentuan Awal Ramadhan 2026

📖 Mengapa Setiap Tahun Ada Perbedaan?

Setiap menjelang Ramadhan, pertanyaan yang sama muncul: "Kok beda sih mulai puasanya?"

Jawabannya ternyata bukan tentang siapa yang "benar" dan siapa yang "salah" — tapi tentang bagaimana manusia memilih alat dan kriteria untuk menentukan kapan bulan baru dimulai.

Dasarnya Sama: Hadits Nabi ﷺ

صُومُوا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ فَإِنْ غُبِّيَ عَلَيْكُمْ فَأَكْمِلُوا عِدَّةَ شَعْبَانَ ثَلَاثِينَ يَوْمًا
"Berpuasalah karena terlihat hilal (bulan sabit baru) dan berbukalah (Idul Fitri) karena terlihat hilal. Jika terhalang (mendung), maka sempurnakanlah bilangan Sya'ban tiga puluh hari."
HR. Bukhari & Muslim

Semua sepakat: pergantian bulan Hijriyah ditandai oleh hilal (bulan sabit baru yang sangat tipis setelah bulan mati/konjungsi).

Yang berbeda: Bagaimana cara memastikan hilal itu "sudah ada"?

  • Apakah harus dilihat langsung oleh mata? (Rukyat)
  • Atau cukup dihitung secara astronomi bahwa hilal "sudah wujud"? (Hisab)
  • Atau kombinasi keduanya?
💡 Kunci Pemahaman

Perbedaan bukan tentang agama vs sains.
Keduanya menggunakan sains.
Perbedaannya ada di: sejauh mana hadits Nabi tentang "melihat hilal" dipegang sebagai metode utama, vs menggantinya dengan perhitungan.

🔭 Sains di Balik Hilal

Apa itu Hilal?

Hilal adalah bulan sabit pertama yang terlihat setelah fase "bulan mati" (new moon / konjungsi).

Saat konjungsi, Bulan berada tepat di antara Bumi dan Matahari — sehingga sisi gelap Bulan menghadap Bumi. Tak ada yang bisa dilihat.

Setelah konjungsi, Bulan mulai bergeser, dan sebagian kecil permukaannya mulai memantulkan cahaya Matahari ke Bumi. Sabit tipis inilah yang disebut hilal.

Simulasi: Posisi Matahari & Bulan saat Maghrib

17 Feb 18 Feb 19 Feb
── Garis Horizon (Ufuk) ──

Faktor yang Menentukan Visibilitas Hilal

📐 Tinggi Bulan (Altitude)

Seberapa tinggi bulan di atas horizon saat matahari terbenam. Semakin tinggi = semakin mudah terlihat.

Minimal ~3° untuk bisa terlihat mata (MABIMS). Muhammadiyah (lama) cukup >0°.

📏 Elongasi

Jarak sudut antara Bulan dan Matahari. Semakin jauh = sabit semakin tebal dan terang.

Danjon Limit: di bawah 7° elongasi, hilal MUSTAHIL terlihat bahkan dengan teleskop.

🌅 Moonset vs Sunset

Apakah bulan terbenam sebelum atau sesudah matahari? Kalau bulan terbenam duluan, hilal tidak mungkin terlihat.

⏰ Umur Bulan

Berapa jam sejak konjungsi? Semakin lama = sabit semakin tebal. Biasanya perlu 15-24 jam minimum.

⚖️ 4 Metode yang Dipakai di Indonesia

Semua metode di bawah menggunakan ilmu astronomi. Perbedaannya: di mana garis batas "hilal sudah ada" ditarik.

🔑 Poin Penting

Perhitungan astronomi itu alat, bukan penentu.
Manusia-lah yang memilih kriteria dan standard mana yang dipakai.
Buktinya? Muhammadiyah tahun ini mengganti alat/kriteria mereka — hasilnya berubah.

📅 Apa yang Terjadi Ramadhan 2026?

Timeline Astronomi

17 Feb 2026, 19:01 WIB
Ijtimak (Konjungsi) — Bulan, Bumi, Matahari segaris. Bulan "mati", tak terlihat.
17 Feb 2026, Maghrib (~18:00 WIB)
Rukyat pertama? ❌ Mustahil.
Jakarta: bulan terbenam 6 menit SEBELUM matahari
Riyadh: bulan terbenam 42 detik sebelum matahari
Di seluruh dunia Islam: elongasi < 7° (di bawah Danjon Limit) → mustahil terlihat bahkan dengan teleskop
17 Feb 2026, Sore
Sidang Isbat Kemenag. Hilal tidak terlihat → istikmal (30 Sya'ban dilengkapi) → 1 Ramadhan = 19 Feb.
17 Feb 2026 (KHGT)
Muhammadiyah (KHGT): Ijtimak terjadi → cek PKG → di belahan bumi barat, kriteria 5° & 8° akan terpenuhi sebelum tengah malam UTC → 1 Ramadhan = 18 Feb
18 Feb 2026, Maghrib
Hilal mulai terlihat di wilayah barat. Kriteria MABIMS terpenuhi di Indonesia. Ini adalah malam pertama tarawih untuk sebagian besar dunia Islam.
19 Feb 2026
1 Ramadhan untuk Pemerintah RI, NU, Saudi Arabia, SG, MY, BN, dan sebagian besar dunia Islam.

Siapa Mulai Kapan?

Pihak1 RamadhanMetode
MUHAMMADIYAH18 Feb 2026KHGT (baru)
PEMERINTAH RI19 Feb 2026*Sidang Isbat + MABIMS
NU19 Feb 2026*Rukyatul Hilal
🇸🇦 Arab Saudi19 Feb 2026*Rukyat lokal
🇸🇬🇲🇾🇧🇳 MABIMS19 Feb 2026*Imkanur Rukyah

*Menunggu sidang isbat/rukyat resmi, tapi secara astronomi sangat kuat ke 19 Feb.

⚡ Muhammadiyah akan mulai puasa SENDIRIAN

Satu hari lebih awal dari hampir seluruh dunia Islam — termasuk Makkah dan Madinah.

Visualisasi: Siapa Bisa Lihat Hilal di Mana?

🇮🇩 Indonesia
Bulan terbenam
SEBELUM matahari
🇸🇦 Saudi
Elongasi ~1°
Mustahil
🇪🇬 Mesir
Elongasi ~1,3°
Mustahil
🇲🇦 Maroko
6 menit
setelah sunset
🌊 Atlantik
Satu-satunya
kemungkinan
Mustahil (bulan set duluan)
Mustahil (< Danjon Limit)
Sangat sulit
Mungkin (lautan)

Peta visibilitas hilal pada 17 Feb 2026 maghrib — tidak ada daratan yang bisa melihat hilal

🔄 Ironi Besar Tahun 2026

Kalau Muhammadiyah TIDAK Ganti Metode...

Dengan wujudul hilal (metode lama), Muhammadiyah akan cek pada 18 Feb maghrib:

  • Konjungsi sudah terjadi? ✅ (17 Feb 19:01 WIB)
  • Bulan terbenam setelah matahari? ✅ (pada 18 Feb, altitude sudah positif)
  • Maka 1 Ramadhan = 19 Februari

→ SAMA dengan pemerintah, NU, Saudi, dan seluruh dunia Islam!

Indonesia akan mulai puasa bersama-sama.

Tapi Muhammadiyah Ganti ke KHGT...

Dengan kriteria baru, mereka menetapkan 1 Ramadhan = 18 Feb, satu hari lebih awal dari seluruh dunia.

Perubahan alat → hasil berbeda.

🎯 Apa yang Ini Buktikan?

Awal Ramadhan dan Lebaran adalah KEPUTUSAN MANUSIA tentang kriteria mana yang dipilih.

Bukan wahyu. Bukan otomatis. Tapi hasil dari manusia yang memilih alat dan standar.

Sains astronominya sama persis — yang berbeda adalah batasan yang dipilih manusia.

Pertanyaan Reflektif

1️⃣ Kalau wujudul hilal bisa diganti demi "persatuan umat global" — kenapa tidak dari dulu diganti demi persatuan Indonesia?

2️⃣ KHGT menggunakan Garis Batas Tanggal Internasional (di Samudera Pasifik) sebagai referensi. Garis ini adalah konsep Barat modern, bukan dari peradaban Islam. Apakah tepat menjadi dasar kalender "Hijriah"?

3️⃣ Indonesia di ujung timur dunia Islam. Dengan KHGT, Indonesia bisa mendahului Makkah dalam memulai Ramadhan. Apakah ini "menyatukan" atau justru "memisahkan"?

4️⃣ Dengan bukti bahwa kriteria bisa diganti dan hasilnya berubah — bukankah ini menunjukkan bahwa semua pihak sebenarnya bisa duduk bermusyawarah untuk memilih satu kriteria bersama demi kemaslahatan?

Posisi NU: Hadits Tetap di Atas Hitungan

"Nabi ﷺ memerintahkan kita untuk MELIHAT hilal. Perintah itu tidak bisa digantikan oleh perhitungan, secanggih apapun. Perhitungan hanya alat bantu untuk memperkirakan kapan dan di mana hilal mungkin terlihat — tetapi keputusan akhir tetap berdasarkan pengamatan."
— Prinsip dasar NU dalam penentuan awal bulan Hijriah

Ini bukan anti-sains. NU menggunakan perhitungan astronomi canggih (kriteria IRNU: ≥3° altitude, ≥6,4° elongasi). Bahkan kriteria ini LEBIH ketat dari wujudul hilal Muhammadiyah yang cuma >0°.

Bedanya: bagi NU, perhitungan itu alat bantu. Keputusan akhir tetap pada rukyat (pengamatan) sesuai perintah hadits. Jika ada yang bersaksi melihat hilal dan sidang isbat menerima kesaksian itu — maka itulah yang berlaku.

🧠 Uji Pemahaman

Cek apakah kamu sudah paham perbedaannya!

1. Apa perbedaan mendasar antara NU dan Muhammadiyah dalam menentukan awal Ramadhan?
✅ Tepat! Keduanya menggunakan astronomi. Perbedaannya di mana posisi hadits rukyat: sebagai metode utama (NU) atau bisa diganti perhitungan (Muhammadiyah).
❌ Kurang tepat. Keduanya menggunakan sains astronomi. Perbedaannya: NU meletakkan hadits "melihat hilal" sebagai metode utama + sains sebagai alat bantu, sedangkan Muhammadiyah mengandalkan perhitungan sebagai penentu.
2. Kenapa Muhammadiyah tahun 2026 mulai puasa SENDIRI, lebih awal dari seluruh dunia?
✅ Benar! KHGT menggunakan konsep "Hari Universal" 48 jam yang dimulai dari Garis Batas Tanggal di Pasifik. Indonesia (di timur) jadi "memulai" duluan. Ironisnya, kalau masih pakai wujudul hilal, hasilnya sama dengan NU dan pemerintah.
❌ Bukan. Justru sebaliknya — hilal pada 17 Feb mustahil terlihat di Indonesia (bulan terbenam sebelum matahari). Muhammadiyah beda karena mengganti metode ke KHGT yang menggunakan referensi Garis Batas Tanggal Internasional.
3. Kalau Muhammadiyah TIDAK ganti metode (tetap wujudul hilal), kapan 1 Ramadhan mereka?
✅ Tepat! Dengan wujudul hilal, Muhammadiyah cek 18 Feb maghrib → bulan sudah wujud → 1 Ramadhan = 19 Feb = SAMA dengan semua. Indonesia bisa puasa bersama-sama. Tapi karena ganti ke KHGT, jadinya beda lagi.
❌ Dengan wujudul hilal (metode lama), Muhammadiyah akan cek pada 18 Feb maghrib, menemukan bulan sudah wujud, dan menetapkan 1 Ramadhan = 19 Feb — SAMA dengan semua pihak lain.
4. Apa yang dibuktikan oleh perubahan metode Muhammadiyah ini?
✅ Exactly! Sains astronominya sama persis untuk semua pihak. Yang berbeda adalah pilihan manusia: kriteria mana, standar berapa derajat, apakah harus dilihat langsung. Ini keputusan manusia, dan seharusnya bisa dimusyawarahkan demi kemaslahatan bersama.
❌ Yang dibuktikan: sains astronominya sama untuk semua — yang berbeda adalah PILIHAN MANUSIA tentang kriteria mana yang dipakai. Pergantian metode Muhammadiyah menunjukkan bahwa ini adalah keputusan manusia, bukan sesuatu yang "otomatis" dari sains.